الصافات
As-Saffat
Barisan-barisan · 182 Ayat · Makkiyah
Halaman 446
Murottal Surah As-Saffat
Mishari Rashid Alafasy
بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ صَفّٗا
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf
فَٱلزَّـٰجِرَٰتِ زَجۡرٗا
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh
فَٱلتَّـٰلِيَٰتِ ذِكۡرًا
demi (rombongan) yang membacakan peringatan
إِنَّ إِلَٰهَكُمۡ لَوَٰحِدٞ
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa
رَّبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا وَرَبُّ ٱلۡمَشَٰرِقِ
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari
إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنۡيَا بِزِينَةٍ ٱلۡكَوَاكِبِ
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang
وَحِفۡظٗا مِّن كُلِّ شَيۡطَٰنٖ مَّارِدٖ
Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka
لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلۡمَلَإِ ٱلۡأَعۡلَىٰ وَيُقۡذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٖ
mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru
دُحُورٗاۖ وَلَهُمۡ عَذَابٞ وَاصِبٌ
untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal
إِلَّا مَنۡ خَطِفَ ٱلۡخَطۡفَةَ فَأَتۡبَعَهُۥ شِهَابٞ ثَاقِبٞ
kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala
فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَهُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَم مَّنۡ خَلَقۡنَآۚ إِنَّا خَلَقۡنَٰهُم مِّن طِينٖ لَّازِبِۭ
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah), "Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa726) yang telah Kami ciptakan?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat
بَلۡ عَجِبۡتَ وَيَسۡخَرُونَ
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau)
وَإِذَا ذُكِّرُواْ لَا يَذۡكُرُونَ
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya
وَإِذَا رَأَوۡاْ ءَايَةٗ يَسۡتَسۡخِرُونَ
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokan
وَقَالُوٓاْ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّا سِحۡرٞ مُّبِينٌ
Dan mereka berkata, "ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata
أَءِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابٗا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ
Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ
dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)
قُلۡ نَعَمۡ وَأَنتُمۡ دَٰخِرُونَ
Katakanlah (Muhammad), "Ya, dan kamu akan terhina
فَإِنَّمَا هِيَ زَجۡرَةٞ وَٰحِدَةٞ فَإِذَا هُمۡ يَنظُرُونَ
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya
وَقَالُواْ يَٰوَيۡلَنَا هَٰذَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
Dan mereka berkata, "Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu
هَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِ ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
(Inilah hari keputusan727) yang dahulu kamu dustakan
۞ٱحۡشُرُواْ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ وَأَزۡوَٰجَهُمۡ وَمَا كَانُواْ يَعۡبُدُونَ
(Diperintahkan kepada malaikat), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah
مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهۡدُوهُمۡ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلۡجَحِيمِ
selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke nereka
وَقِفُوهُمۡۖ إِنَّهُم مَّسۡـُٔولُونَ
Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya