المعارج
Al-Ma'arij
Tempat yang Naik · 44 Ayat · Makkiyah
Halaman 568
Murottal Surah Al-Ma'arij
Mishari Rashid Alafasy
بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
سَأَلَ سَآئِلُۢ بِعَذَابٖ وَاقِعٖ
Seseorang bertanya tentang azab yang pasti terjadi
لِّلۡكَٰفِرِينَ لَيۡسَ لَهُۥ دَافِعٞ
Bagi orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya
مِّنَ ٱللَّهِ ذِي ٱلۡمَعَارِجِ
(Azab) dari Allah, yang memiliki tempat-tempat naik
تَعۡرُجُ ٱلۡمَلَـٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيۡهِ فِي يَوۡمٖ كَانَ مِقۡدَارُهُۥ خَمۡسِينَ أَلۡفَ سَنَةٖ
Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun
فَٱصۡبِرۡ صَبۡرٗا جَمِيلًا
Maka bersabarlah engkau (Muhammad) dengan kesabaran yang baik
إِنَّهُمۡ يَرَوۡنَهُۥ بَعِيدٗا
Mereka memandang (azab) itu jauh (mustahil)
وَنَرَىٰهُ قَرِيبٗا
Sedang Kami memandangnya dekat (pasti terjadi)
يَوۡمَ تَكُونُ ٱلسَّمَآءُ كَٱلۡمُهۡلِ
(Ingatlah) pada hari ketika langit menjadi bagaikan cairan tembaga
وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ كَٱلۡعِهۡنِ
dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan)
وَلَا يَسۡـَٔلُ حَمِيمٌ حَمِيمٗا
dan tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya