Menu

الإنفطار

Al-Infitar

Terbelah · 19 Ayat · Makkiyah

Halaman 587

Murottal Surah Al-Infitar

Mishari Rashid Alafasy

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

1

إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتۡ

Apabila langit terbelah

2

وَإِذَا ٱلۡكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتۡ

dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan

3

وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ فُجِّرَتۡ

dan apabila lautan dijadikan meluap

4

وَإِذَا ٱلۡقُبُورُ بُعۡثِرَتۡ

dan apabila kuburan-kuburan dibongkar

5

عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ وَأَخَّرَتۡ

(maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya)

6

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلۡكَرِيمِ

Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pengasih

7

ٱلَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ

Yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang

8

فِيٓ أَيِّ صُورَةٖ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ

dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu

9

كَلَّا بَلۡ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ

Sekali-kali jangan begitu! Bahkan kamu mendustakan hari pembalasan

10

وَإِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحَٰفِظِينَ

Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu)

11

كِرَامٗا كَٰتِبِينَ

yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu)

12

يَعۡلَمُونَ مَا تَفۡعَلُونَ

mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan

13

إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِي نَعِيمٖ

Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan

14

وَإِنَّ ٱلۡفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٖ

dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka

15

يَصۡلَوۡنَهَا يَوۡمَ ٱلدِّينِ

Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan

16

وَمَا هُمۡ عَنۡهَا بِغَآئِبِينَ

Dan mereka tidak mungkin keluar dari neraka itu

17

وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ

Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu

18

ثُمَّ مَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ

Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu

19

يَوۡمَ لَا تَمۡلِكُ نَفۡسٞ لِّنَفۡسٖ شَيۡـٔٗاۖ وَٱلۡأَمۡرُ يَوۡمَئِذٖ لِّلَّهِ

(Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah